Nihonium
113
Nh
Golongan
13
Periode
7
Blok
p
Proton
Elektron
Neutron
113
113
173
Sifat Umum
Nomor atom
113
Massa atom
[286]
Nomor massa
286
Kategori
Logam pasca-transisi
Warna
n/a
Radioaktif
Ya
Nama ini berasal dari nama umum Jepang untuk Jepang
Struktur kristal
n/a
Sejarah
Nihonium diidentifikasi pada tahun 2003 sebagai produk peluruhan alfa dari unsur 115, moscovium, oleh tim yang terdiri dari ilmuwan Rusia di Joint Institute for Nuclear Research, Dubna, dan ilmuwan Amerika di Lawrence Livermore National Laboratory.
Kolaborasi Dubna-Livermore memperkuat klaim mereka atas penemuan nihonium dengan melakukan eksperimen kimia pada produk peluruhan akhir 268Db.
Kolaborasi Dubna-Livermore memperkuat klaim mereka atas penemuan nihonium dengan melakukan eksperimen kimia pada produk peluruhan akhir 268Db.
Elektron per kulit
2, 8, 18, 32, 32, 18, 3
Konfigurasi elektron
[Rn] 5f14 6d10 7s2 7p1
Nihonium secara historis dikenal sebagai eka-talium
Sifat Fisika
Fase
Solid
Kepadatan
16 g/cm3
Titik lebur
703,15 K | 430 °C | 806 °F
Titik didih
1373,15 K | 1100 °C | 2012 °F
Kalor peleburan
n/a kJ/mol
Kalor penguapan
n/a kJ/mol
Kapasitas kalor molar
- J/g·K
Kelimpahan di kerak bumi
n/a
Kelimpahan di alam semesta
n/a

Kredit Gambar: Wikimedia Commons (Hrustov)
Unsur tersebut ditemukan di Institut Gabungan Penelitian Nuklir di Dubna, Rusia
Nomor CAS
54084-70-7
Nomor PubChem CID
n/a
Sifat Atom
Jari-jari atom
-
Jari-jari kovalen
136 pm
Elektronegativitas
-
Potensi Ionisasi
-
Volume atom
-
Kondusivitas termal
-
Bilangan oksidasi
1, 3, 5
Aplikasi
Nihonium hanya digunakan untuk tujuan penelitian ilmiah.
Nihonium berbahaya karena radioaktivitasnya
Isotop
Isotop stabil
-Isotop tidak stabil
278Nh, 282Nh, 283Nh, 284Nh, 285Nh, 286Nh, 287Nh