Zirkonium

40
Zr
Golongan
4
Periode
5
Blok
d
Proton
Elektron
Neutron
40
40
51
Sifat Umum
Nomor atom
40
Massa atom
91,224
Nomor massa
91
Kategori
Logam transisi
Warna
Perak
Radioaktif
Tidak
Dari bahasa Persia zargun, seperti emas
Struktur kristal
Segienam Sederhana
Sejarah
Zirkonium pertama kali diakui sebagai unsur oleh Martin Heinrich Klaproth pada tahun 1789, di Berlin, dalam sampel zirkon dari Sri Lanka.

Logam zirkonium pertama kali diperoleh dalam bentuk tidak murni pada tahun 1824 oleh Jöns Jakob Berzelius dengan memanaskan campuran kalium dan kalium zirkonium fluorida dalam tabung besi.

Ilmuwan Belanda Anton Eduard van Arkel dan Jan Hendrik de Boer menemukan metode untuk menghasilkan zirkonium kemurnian tinggi pada tahun 1925.
Elektron per kulit
2, 8, 18, 10, 2
Konfigurasi elektron
[Kr] 4d2 5s2
Zr
Oksida paling umum adalah zirkonium dioksida, juga disebut sebagai zirkonia
Sifat Fisika
Fase
Solid
Kepadatan
6,506 g/cm3
Titik lebur
2128,15 K | 1855 °C | 3371 °F
Titik didih
4682,15 K | 4409 °C | 7968,2 °F
Kalor peleburan
21 kJ/mol
Kalor penguapan
580 kJ/mol
Kapasitas kalor molar
0,278 J/g·K
Kelimpahan di kerak bumi
0,013%
Kelimpahan di alam semesta
5×10-6%
Dua
Kredit Gambar: Wikimedia Commons (Alchemist-hp)
Dua sampel batang kristal yang menunjukkan tekstur permukaan yang berbeda serta kubus zirconium yang sangat murni untuk perbandingan
Nomor CAS
7440-67-7
Nomor PubChem CID
23995
Sifat Atom
Jari-jari atom
160 pm
Jari-jari kovalen
175 pm
Elektronegativitas
1,33 (Skala Pauling)
Potensi Ionisasi
6,6339 eV
Volume atom
14,0 cm3/mol
Kondusivitas termal
0,227 W/cm·K
Bilangan oksidasi
1, 2, 3, 4
Aplikasi
Zirkonium terutama digunakan sebagai bahan tahan api dan opaquer, meskipun digunakan dalam jumlah kecil sebagai agen paduan karena ketahanannya yang kuat terhadap korosi.

Zirkonium digunakan sebagai bahan untuk membuat instrumen bedah dan digunakan dalam paduan baja sebagai agen pengerasan.

Zirkonium juga digunakan untuk membuat magnet superkonduktor.
Zirkonium dianggap tidak toksik
Isotop
Isotop stabil
90Zr, 91Zr, 92Zr, 94Zr
Isotop tidak stabil
78Zr, 79Zr, 80Zr, 81Zr, 82Zr, 83Zr, 84Zr, 85Zr, 86Zr, 87Zr, 88Zr, 89Zr, 93Zr, 95Zr, 96Zr, 97Zr, 98Zr, 99Zr, 100Zr, 101Zr, 102Zr, 103Zr, 104Zr, 105Zr, 106Zr, 107Zr, 108Zr, 109Zr, 110Zr