Samarium
62
Sm
Golongan
n/a
Periode
6
Blok
f
Proton
Elektron
Neutron
62
62
88
Sifat Umum
Nomor atom
62
Massa atom
150,36
Nomor massa
150
Kategori
Lantanida
Warna
Perak
Radioaktif
Tidak
Dari samarskite, mineral yang dinamai dari pejabat tambang Rusia, Kolonel Samarski
Struktur kristal
Trigonal Sederhana
Sejarah
Pada tahun 1853, Jean Charles Galissard de Marignac menemukan samarium ketika ia menemukan garis-garis dalam spektra mineral.
Paul Émile Lecoq de Boisbaudran mengisolasi garam samarium di Paris pada tahun 1879 dari mineral samarskite dan mengidentifikasi unsur baru di dalamnya melalui garis absorpsi optik yang tajam.
Unsur murni baru diproduksi pada tahun 1901 oleh Eugène-Anatole Demarçay.
Paul Émile Lecoq de Boisbaudran mengisolasi garam samarium di Paris pada tahun 1879 dari mineral samarskite dan mengidentifikasi unsur baru di dalamnya melalui garis absorpsi optik yang tajam.
Unsur murni baru diproduksi pada tahun 1901 oleh Eugène-Anatole Demarçay.
Elektron per kulit
2, 8, 18, 24, 8, 2
Konfigurasi elektron
[Xe] 4f6 6s2
Logam samarium dapat diproduksi dengan mereduksi oksida dengan lantanum
Sifat Fisika
Fase
Solid
Kepadatan
7,52 g/cm3
Titik lebur
1345,15 K | 1072 °C | 1961,6 °F
Titik didih
2067,15 K | 1794 °C | 3261,2 °F
Kalor peleburan
8,6 kJ/mol
Kalor penguapan
175 kJ/mol
Kapasitas kalor molar
0,197 J/g·K
Kelimpahan di kerak bumi
0,0006%
Kelimpahan di alam semesta
5×10-7%

Nomor CAS
7440-19-9
Nomor PubChem CID
23951
Sifat Atom
Jari-jari atom
180 pm
Jari-jari kovalen
198 pm
Elektronegativitas
1,17 (Skala Pauling)
Potensi Ionisasi
5,6437 eV
Volume atom
20,0 cm3/mol
Kondusivitas termal
0,133 W/cm·K
Bilangan oksidasi
2, 3
Aplikasi
Penggunaan utama samarium adalah dalam magnet paduan samarium-kobalt untuk headphone, motor kecil, dan pickup untuk beberapa gitar listrik.
Samarium-153 radioaktif digunakan untuk membunuh sel kanker dalam pengobatan kanker paru-paru, kanker prostat, kanker payudara, dan osteosarkoma.
Samarium dan senyawanya juga digunakan sebagai katalis dan reagen kimia.
Samarium-153 radioaktif digunakan untuk membunuh sel kanker dalam pengobatan kanker paru-paru, kanker prostat, kanker payudara, dan osteosarkoma.
Samarium dan senyawanya juga digunakan sebagai katalis dan reagen kimia.
Samarium dianggap cukup toksik
Isotop
Isotop stabil
144Sm, 149Sm, 150Sm, 152Sm, 154SmIsotop tidak stabil
128Sm, 129Sm, 130Sm, 131Sm, 132Sm, 133Sm, 134Sm, 135Sm, 136Sm, 137Sm, 138Sm, 139Sm, 140Sm, 141Sm, 142Sm, 143Sm, 145Sm, 146Sm, 147Sm, 148Sm, 151Sm, 153Sm, 155Sm, 156Sm, 157Sm, 158Sm, 159Sm, 160Sm, 161Sm, 162Sm, 163Sm, 164Sm, 165Sm