Terbium
65
Tb
Golongan
n/a
Periode
6
Blok
f
Proton
Elektron
Neutron
65
65
94
Sifat Umum
Nomor atom
65
Massa atom
158,92535
Nomor massa
159
Kategori
Lantanida
Warna
Perak
Radioaktif
Tidak
Terbium dinamai dari Ytterby, sebuah kota di Swedia
Struktur kristal
Segienam Sederhana
Sejarah
Terbium ditemukan pada tahun 1843 oleh kimiawan Swedia Carl Gustaf Mosander, yang mendeteksinya sebagai pengotor dalam itria.
Dengan menggunakan amonium hidroksida, ia mengendapkan fraksi-fraksi dengan kebasaan berbeda dari itria.
Dalam fraksi-fraksi tersebut, ia menemukan bahwa fraksi yang pada dasarnya tidak berwarna dalam larutan tetapi menghasilkan oksida berwarna kecokelatan adalah terbium.
Dengan menggunakan amonium hidroksida, ia mengendapkan fraksi-fraksi dengan kebasaan berbeda dari itria.
Dalam fraksi-fraksi tersebut, ia menemukan bahwa fraksi yang pada dasarnya tidak berwarna dalam larutan tetapi menghasilkan oksida berwarna kecokelatan adalah terbium.
Elektron per kulit
2, 8, 18, 27, 8, 2
Konfigurasi elektron
[Xe] 4f9 6s2
Terbium cukup lunak untuk dipotong dengan pisau
Sifat Fisika
Fase
Solid
Kepadatan
8,229 g/cm3
Titik lebur
1629,15 K | 1356 °C | 2472,8 °F
Titik didih
3503,15 K | 3230 °C | 5846 °F
Kalor peleburan
10,8 kJ/mol
Kalor penguapan
295 kJ/mol
Kapasitas kalor molar
0,182 J/g·K
Kelimpahan di kerak bumi
0,000093%
Kelimpahan di alam semesta
5×10-8%

Nomor CAS
7440-27-9
Nomor PubChem CID
23958
Sifat Atom
Jari-jari atom
177 pm
Jari-jari kovalen
194 pm
Elektronegativitas
1,2 (Skala Pauling)
Potensi Ionisasi
5,8638 eV
Volume atom
19,20 cm3/mol
Kondusivitas termal
0,111 W/cm·K
Bilangan oksidasi
1, 3, 4
Aplikasi
Terbium digunakan dalam paduan dan dalam produksi perangkat elektronik.
Terbium juga digunakan sebagai dopan untuk bahan dalam perangkat solid-state dan serat optik.
Terbium oksida digunakan dalam lampu fluoresen dan tabung TV.
Fluoresensi yang cemerlang memungkinkan terbium digunakan sebagai probe dalam biokimia.
Terbium juga digunakan sebagai dopan untuk bahan dalam perangkat solid-state dan serat optik.
Terbium oksida digunakan dalam lampu fluoresen dan tabung TV.
Fluoresensi yang cemerlang memungkinkan terbium digunakan sebagai probe dalam biokimia.
Terbium dianggap cukup toksik
Isotop
Isotop stabil
159TbIsotop tidak stabil
136Tb, 137Tb, 138Tb, 139Tb, 140Tb, 141Tb, 142Tb, 143Tb, 144Tb, 145Tb, 146Tb, 147Tb, 148Tb, 149Tb, 150Tb, 151Tb, 152Tb, 153Tb, 154Tb, 155Tb, 156Tb, 157Tb, 158Tb, 160Tb, 161Tb, 162Tb, 163Tb, 164Tb, 165Tb, 166Tb, 167Tb, 168Tb, 169Tb, 170Tb, 171Tb