Raksa

80
Hg
Golongan
12
Periode
6
Blok
d
Proton
Elektron
Neutron
80
80
121
Sifat Umum
Nomor atom
80
Massa atom
200,59
Nomor massa
201
Kategori
Logam transisi
Warna
Perak
Radioaktif
Tidak
Dari kata Latin hydrargyrum yang berarti perak cair
Struktur kristal
Trigonal Sederhana
Sejarah
Merkuri dikenal oleh orang Cina dan India kuno serta telah ditemukan dalam makam Mesir yang berasal dari sekitar 1500 SM.

Para alkimiawan menganggap merkuri sebagai Materi Pertama dari mana semua logam terbentuk.

Mereka percaya bahwa logam-logam berbeda dapat dihasilkan dengan memvariasikan kualitas dan kuantitas sulfur yang terkandung dalam merkuri.
Elektron per kulit
2, 8, 18, 32, 18, 2
Konfigurasi elektron
[Xe] 4f14 5d10 6s2
Hg
Merkuri adalah satu-satunya logam yang berbentuk cair pada suhu kamar
Sifat Fisika
Fase
Liquid
Kepadatan
13,5336 g/cm3
Titik lebur
234,32 K | -38,83 °C | -37,89 °F
Titik didih
630,15 K | 357 °C | 674,6 °F
Kalor peleburan
2,29 kJ/mol
Kalor penguapan
59,2 kJ/mol
Kapasitas kalor molar
0,14 J/g·K
Kelimpahan di kerak bumi
6,7×10-6%
Kelimpahan di alam semesta
1×10-7%
Elemen
Kredit Gambar: Wikimedia Commons (Bionerd)
Elemen merkuri dalam bentuk cair
Nomor CAS
7439-97-6
Nomor PubChem CID
23931
Sifat Atom
Jari-jari atom
151 pm
Jari-jari kovalen
132 pm
Elektronegativitas
2,00 (Skala Pauling)
Potensi Ionisasi
10,4375 eV
Volume atom
14,82 cm3/mol
Kondusivitas termal
0,0834 W/cm·K
Bilangan oksidasi
1, 2, 4
Aplikasi
Merkuri digunakan dalam barometer dan manometer karena densitasnya yang tinggi.

Merkuri gas digunakan dalam lampu uap merkuri dan beberapa tanda iklan jenis 'neon' serta lampu fluoresen.

Merkuri juga ditemukan dalam teleskop cermin cair.

Merkuri gas juga ditemukan dalam beberapa tabung elektron, termasuk ignitron, thyratron, dan penyearah busur merkuri.
Merkuri dan sebagian besar senyawanya sangat toksik
Isotop
Isotop stabil
196Hg, 198Hg, 199Hg, 200Hg, 201Hg, 202Hg, 204Hg
Isotop tidak stabil
171Hg, 172Hg, 173Hg, 174Hg, 175Hg, 176Hg, 177Hg, 178Hg, 179Hg, 180Hg, 181Hg, 182Hg, 183Hg, 184Hg, 185Hg, 186Hg, 187Hg, 188Hg, 189Hg, 190Hg, 191Hg, 192Hg, 193Hg, 194Hg, 195Hg, 197Hg, 203Hg, 205Hg, 206Hg, 207Hg, 208Hg, 209Hg, 210Hg