Polonium
84
Po
Golongan
16
Periode
6
Blok
p
Proton
Elektron
Neutron
84
84
126
Sifat Umum
Nomor atom
84
Massa atom
[210]
Nomor massa
210
Kategori
Metaloid
Warna
Perak
Radioaktif
Ya
Dinamai dari Polandia, negara asal Madam Curie
Struktur kristal
Kubik Sederhana
Sejarah
Polonium ditemukan oleh Marie dan Pierre Curie pada tahun 1898 di Paris.
Unsur ini adalah unsur pertama yang ditemukan oleh Curie ketika mereka menyelidiki penyebab radioaktivitas bijih uranium.
Bahaya bekerja dengan unsur radioaktif belum diketahui ketika Curie membuat penemuan mereka.
Unsur ini adalah unsur pertama yang ditemukan oleh Curie ketika mereka menyelidiki penyebab radioaktivitas bijih uranium.
Bahaya bekerja dengan unsur radioaktif belum diketahui ketika Curie membuat penemuan mereka.
Elektron per kulit
2, 8, 18, 32, 18, 6
Konfigurasi elektron
[Xe] 4f14 5d10 6s2 6p4
Polonium diperoleh dengan mengiradiasi bismut dengan neutron atau proton berenergi tinggi
Sifat Fisika
Fase
Solid
Kepadatan
9,196 g/cm3
Titik lebur
527,15 K | 254 °C | 489,2 °F
Titik didih
1235,15 K | 962 °C | 1763,6 °F
Kalor peleburan
13 kJ/mol
Kalor penguapan
100 kJ/mol
Kapasitas kalor molar
- J/g·K
Kelimpahan di kerak bumi
n/a
Kelimpahan di alam semesta
n/a

Nomor CAS
7440-08-6
Nomor PubChem CID
n/a
Sifat Atom
Jari-jari atom
168 pm
Jari-jari kovalen
140 pm
Elektronegativitas
2,00 (Skala Pauling)
Potensi Ionisasi
8,417 eV
Volume atom
22,23 cm3/mol
Kondusivitas termal
0,2 W/cm·K
Bilangan oksidasi
-2, 2, 4, 6
Aplikasi
Polonium digunakan untuk menghilangkan listrik statis yang dihasilkan selama proses seperti menggulung kertas, kawat, dan lembaran logam.
Polonium dapat dicampur atau dipadukan dengan berilium untuk menyediakan sumber neutron.
Polonium juga digunakan dalam kuas anti-statis untuk menghilangkan debu pada film fotografis.
Polonium dapat dicampur atau dipadukan dengan berilium untuk menyediakan sumber neutron.
Polonium juga digunakan dalam kuas anti-statis untuk menghilangkan debu pada film fotografis.
Polonium sangat berbahaya dan radioaktif
Isotop
Isotop stabil
-Isotop tidak stabil
188Po, 189Po, 190Po, 191Po, 192Po, 193Po, 194Po, 195Po, 196Po, 197Po, 198Po, 199Po, 200Po, 201Po, 202Po, 203Po, 204Po, 205Po, 206Po, 207Po, 208Po, 209Po, 210Po, 211Po, 212Po, 213Po, 214Po, 215Po, 216Po, 217Po, 218Po, 219Po, 220Po