Radium
88
Ra
Golongan
2
Periode
7
Blok
s
Proton
Elektron
Neutron
88
88
138
Sifat Umum
Nomor atom
88
Massa atom
[226]
Nomor massa
226
Kategori
Logam alkali tanah
Warna
Perak
Radioaktif
Ya
Dari kata Latin radius yang berarti sinar
Struktur kristal
Kubik Berpusat-badan
Sejarah
Radium ditemukan oleh Marie Curie dan Pierre Curie pada tahun 1898.
Mereka mengekstraksi senyawa radium dari sampel uraninit.
Radium diisolasi dalam keadaan logamnya oleh Marie Curie dan André-Louis Debierne pada tahun 1910 melalui elektrolisis radium klorida dengan menggunakan katoda merkuri dan penyulingan dalam atmosfer gas hidrogen.
Mereka mengekstraksi senyawa radium dari sampel uraninit.
Radium diisolasi dalam keadaan logamnya oleh Marie Curie dan André-Louis Debierne pada tahun 1910 melalui elektrolisis radium klorida dengan menggunakan katoda merkuri dan penyulingan dalam atmosfer gas hidrogen.
Elektron per kulit
2, 8, 18, 32, 18, 8, 2
Konfigurasi elektron
[Rn] 7s2
Radium memberikan warna merah karmin pada nyala api
Sifat Fisika
Fase
Solid
Kepadatan
5,5 g/cm3
Titik lebur
973,15 K | 700 °C | 1292 °F
Titik didih
2010,15 K | 1737 °C | 3158,6 °F
Kalor peleburan
8 kJ/mol
Kalor penguapan
125 kJ/mol
Kapasitas kalor molar
- J/g·K
Kelimpahan di kerak bumi
9,9×10-12%
Kelimpahan di alam semesta
n/a

Nomor CAS
7440-14-4
Nomor PubChem CID
6328144
Sifat Atom
Jari-jari atom
-
Jari-jari kovalen
221 pm
Elektronegativitas
0,9 (Skala Pauling)
Potensi Ionisasi
5,2784 eV
Volume atom
45,20 cm3/mol
Kondusivitas termal
0,186 W/cm·K
Bilangan oksidasi
2
Aplikasi
Radium sebelumnya digunakan dalam cat bercahaya sendiri untuk jam tangan, panel nuklir, sakelar pesawat, jam, dan dial instrumen.
Radium klorida digunakan dalam kedokteran untuk menghasilkan gas radon yang kemudian digunakan sebagai pengobatan kanker.
Isotop 223Ra saat ini sedang diselidiki untuk digunakan dalam kedokteran sebagai pengobatan kanker metastasis tulang.
Radium klorida digunakan dalam kedokteran untuk menghasilkan gas radon yang kemudian digunakan sebagai pengobatan kanker.
Isotop 223Ra saat ini sedang diselidiki untuk digunakan dalam kedokteran sebagai pengobatan kanker metastasis tulang.
Radium sangat radioaktif dan karsinogenik
Isotop
Isotop stabil
-Isotop tidak stabil
202Ra, 203Ra, 204Ra, 205Ra, 206Ra, 207Ra, 208Ra, 209Ra, 210Ra, 211Ra, 212Ra, 213Ra, 214Ra, 215Ra, 216Ra, 217Ra, 218Ra, 219Ra, 220Ra, 221Ra, 222Ra, 223Ra, 224Ra, 225Ra, 226Ra, 227Ra, 228Ra, 229Ra, 230Ra, 231Ra, 232Ra, 233Ra, 234Ra