Uranium

92
U
Golongan
n/a
Periode
7
Blok
f
Proton
Elektron
Neutron
92
92
146
Sifat Umum
Nomor atom
92
Massa atom
238,02891
Nomor massa
238
Kategori
Aktinida
Warna
Perak
Radioaktif
Ya
Dinamai dari planet Uranus
Struktur kristal
Ortorombik Berpusat-dasar
Sejarah
Uranium ditemukan pada tahun 1789 oleh kimiawan Jerman Martin Heinrich Klaproth.

Pada tahun 1841, Eugène-Melchior Péligot mengisolasi sampel pertama logam uranium dengan memanaskan uranium tetraklorida dengan kalium.

Antoine Henri Becquerel menemukan radioaktivitas menggunakan uranium pada tahun 1896.
Elektron per kulit
2, 8, 18, 32, 21, 9, 2
Konfigurasi elektron
[Rn] 5f3 6d1 7s2
U
Uranium-235 adalah isotop pertama yang ditemukan bersifat fisi
Sifat Fisika
Fase
Solid
Kepadatan
18,95 g/cm3
Titik lebur
1405,35 K | 1132,2 °C | 2069,96 °F
Titik didih
4404,15 K | 4131 °C | 7467,8 °F
Kalor peleburan
14 kJ/mol
Kalor penguapan
420 kJ/mol
Kapasitas kalor molar
0,116 J/g·K
Kelimpahan di kerak bumi
0,00018%
Kelimpahan di alam semesta
2×10-8%
Billet
Kredit Gambar: Wikimedia Commons (Zxctypo)
Billet uranium yang sangat diperkaya
Nomor CAS
7440-61-1
Nomor PubChem CID
23989
Sifat Atom
Jari-jari atom
156 pm
Jari-jari kovalen
196 pm
Elektronegativitas
1,38 (Skala Pauling)
Potensi Ionisasi
6,1941 eV
Volume atom
12,59 cm3/mol
Kondusivitas termal
0,276 W/cm·K
Bilangan oksidasi
3, 4, 5, 6
Aplikasi
Uranium digunakan sebagai bahan bakar untuk pembangkit listrik tenaga nuklir.

Uranium digunakan sebagai pewarna dalam kaca uranium, menghasilkan nuansa oranye-merah hingga kuning lemon.

Uranium juga digunakan untuk pewarnaan dan bayangan dalam fotografi awal.

Aplikasi utama uranium dalam sektor militer adalah dalam penetrator kepadatan tinggi.
Uranium bersifat toksik dan sangat radioaktif
Isotop
Isotop stabil
-
Isotop tidak stabil
215U, 216U, 217U, 218U, 219U, 220U, 221U, 222U, 223U, 224U, 225U, 226U, 227U, 228U, 229U, 230U, 231U, 232U, 233U, 234U, 235U, 236U, 237U, 238U, 239U, 240U, 241U, 242U