Boron

5
B
Golongan
13
Periode
2
Blok
p
Proton
Elektron
Neutron
5
5
6
Sifat Umum
Nomor atom
5
Massa atom
10,811
Nomor massa
11
Kategori
Metaloid
Warna
Hitam
Radioaktif
Tidak
Dari kata Arab Buraq dan kata Persia Burah
Struktur kristal
Trigonal Sederhana
Sejarah
Senyawa boron telah dikenal selama ribuan tahun, tetapi unsur ini baru ditemukan pada tahun 1808 oleh Sir Humphry Davy serta Gay-Lussac dan Thenard.

Boron tidak diakui sebagai unsur hingga diisolasi pada tahun 1808 oleh Sir Humphry Davy serta Joseph Louis Gay-Lussac dan Louis Jacques Thénard.

Jöns Jakob Berzelius mengidentifikasi boron sebagai unsur pada tahun 1824.
Elektron per kulit
2, 3
Konfigurasi elektron
[He] 2s2 2p1
B
Boron adalah nutrisi penting bagi semua tanaman hijau
Sifat Fisika
Fase
Solid
Kepadatan
2,34 g/cm3
Titik lebur
2349,15 K | 2076 °C | 3768,8 °F
Titik didih
4200,15 K | 3927 °C | 7100,6 °F
Kalor peleburan
50 kJ/mol
Kalor penguapan
507 kJ/mol
Kapasitas kalor molar
1,026 J/g·K
Kelimpahan di kerak bumi
0,00086%
Kelimpahan di alam semesta
1×10-7%
Boron
Kredit Gambar: Images-of-elements
Boron kristal murni, sisi depan
Nomor CAS
7440-42-8
Nomor PubChem CID
5462311
Sifat Atom
Jari-jari atom
90 pm
Jari-jari kovalen
84 pm
Elektronegativitas
2,04 (Skala Pauling)
Potensi Ionisasi
8,298 eV
Volume atom
4,6 cm3/mol
Kondusivitas termal
0,274 W/cm·K
Bilangan oksidasi
1, 2, 3
Aplikasi
Boron oksida digunakan dalam pembuatan kaca dan keramik.

Boraks digunakan dalam pembuatan fiberglas, sebagai cairan pembersih, pelembut air, insektisida, herbisida, dan disinfektan.

Asam borat digunakan sebagai antiseptik ringan dan sebagai penghambat api.

Penahan boron digunakan sebagai pengendali reaktor nuklir.
Boron elemental, boron oksida, asam borat, borat, dan banyak senyawa organoboron tidak bersifat toksik
Isotop
Isotop stabil
10B, 11B
Isotop tidak stabil
7B, 8B, 9B, 12B, 13B, 14B, 15B, 16B, 17B, 18B, 19B