Lutetium

71
Lu
Golongan
n/a
Periode
6
Blok
d
Proton
Elektron
Neutron
71
71
104
Sifat Umum
Nomor atom
71
Massa atom
174,9668
Nomor massa
175
Kategori
Lantanida
Warna
Perak
Radioaktif
Tidak
Lutetia adalah nama kuno untuk Paris
Struktur kristal
Segienam Sederhana
Sejarah
Kimiawan Prancis Georges Urbain berhasil memisahkan lutetium dari iterbia pada tahun 1907 di Paris.

Ilmuwan Austria Carl Auer von Welsbach dan kimiawan Amerika Charles James juga berhasil mengisolasi lutetium secara independen pada tahun yang sama.

Logam lutetium murni pertama kali diproduksi pada tahun 1953.
Elektron per kulit
2, 8, 18, 32, 9, 2
Konfigurasi elektron
[Xe] 4f14 5d1 6s2
Lu
Lutetium adalah unsur tanah jarang alami terakhir yang ditemukan
Sifat Fisika
Fase
Solid
Kepadatan
9,84 g/cm3
Titik lebur
1925,15 K | 1652 °C | 3005,6 °F
Titik didih
3675,15 K | 3402 °C | 6155,6 °F
Kalor peleburan
22 kJ/mol
Kalor penguapan
415 kJ/mol
Kapasitas kalor molar
0,154 J/g·K
Kelimpahan di kerak bumi
0,000056%
Kelimpahan di alam semesta
1×10-8%
Potongan
Kredit Gambar: Images-of-elements
Potongan lutetium ultrapur
Nomor CAS
7439-94-3
Nomor PubChem CID
23929
Sifat Atom
Jari-jari atom
174 pm
Jari-jari kovalen
187 pm
Elektronegativitas
1,27 (Skala Pauling)
Potensi Ionisasi
5,4259 eV
Volume atom
17,78 cm3/mol
Kondusivitas termal
0,164 W/cm·K
Bilangan oksidasi
3
Aplikasi
Lutetium oksida digunakan untuk membuat katalis untuk perengkahan hidrokarbon dalam industri petrokimia.

Lutetium aluminum garnet telah diusulkan untuk digunakan sebagai bahan lensa dalam litografi imersi indeks bias tinggi.

Lutetium digunakan sebagai fosfor dalam bohlam lampu LED.
Lutetium dianggap tidak toksik
Isotop
Isotop stabil
175Lu
Isotop tidak stabil
150Lu, 151Lu, 152Lu, 153Lu, 154Lu, 155Lu, 156Lu, 157Lu, 158Lu, 159Lu, 160Lu, 161Lu, 162Lu, 163Lu, 164Lu, 165Lu, 166Lu, 167Lu, 168Lu, 169Lu, 170Lu, 171Lu, 172Lu, 173Lu, 174Lu, 176Lu, 177Lu, 178Lu, 179Lu, 180Lu, 181Lu, 182Lu, 183Lu, 184Lu